Rapat
Dinas Pelindo 1 ini mengusung tema “Dengan Optimalisasi Potensi Dan
Peningkatan Efisiensi, Kita Tingkatkan Daya Saing Perusahaan Dalam
Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”.
Komisaris
Utama Pelindo 1, yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Icu Zukafril
mengatakan dengan diberlakukannya MEA ini, masyarakat Asean bisa dengan
leluasa melaksanakan interaksi perdagangan antar negara ASEAN. “Untuk
itu manajemen harus melakukan strategi bisnis yang tepat, ekspansi
bisnis, dan bersaing secara sehat. Perspektif ekonomi global juga akan
menjadi tantangan baru, yang harus dihadapi secara cermat dan akurat,”
ujar Icu dalam arahannya.
Lebih
lanjut, Icu menyampaikan arahan agar menciptakan loyalitas pelanggan
melalui penerapan SLA dan SLG, meningkatkan profesionalitas SDM dan
keandalan alat produksi, meningkatkan kualitas pengendalian internal dan
memperbaiki lingkungan pengendalian, memberikan target yang realistis
dan rasional pada masing-masing cabang dan unit bisnis serta mendorong
upaya penetrasi pasar dan diversifikasi usaha melalui aliansi dengan
anak perusahaan dan badan usaha lainnya.
Pertumbuhan
ekonomi di wilayah ASEAN saat ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan
pertumbuhan ekonomi dunia, dan sebagian besar Negara ASEAN akan
melakukan penambahan kapasitas pelabuhan menjadi 2x lipat pada lima
tahun ke depan. “Hal ini tentu menjadi peluang bagi Pelindo 1 untuk
mengoptimalkan potensi yang dimiliki, seperti potensi hinterland di
wilayah Pelindo 1 yang di dominasi oleh produk mineral dan palm oil
serta perkembangan lahan dan pabrik kelapa sawit yang cukup signifikan,”
ujar Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana dalam arahannya.
“Selain
itu, potensi lain yang dapat dioptimalkan oleh Pelindo 1 adalah dengan
mengoptimalkan kegiatan yang sudah ada dalam bisnis mid-stream logistik
seperti penyediaan cold storage di Belawan, pembangunan terminal car di
Belawan, berperan sebagai logistic provider, pembangunan terminal CPO
dan operator tanki timbun, dan sebagainya,” jelas Bambang lebih lanjut.
Untuk
tetap meningkatkan daya saing perusahaan, Pelindo 1 perlu melakukan
pembenahan dan perbaikan pada 3 (tiga) pilar, yaitu SDM, Organisasi dan
Budaya ; IT dan Proses Bisnis. Dalam pilar SDM, akan dilakukan redisgn
organisasi (fungsi, core business dan supporting), internalisasi nilai
budaya CIPTa (Customer Focus, Intergrity, Profesionalism, dan Team
Work), dan menjadikan SDM sebagai Strategic Partner. Sementara untuk
pilar IT akan diterapkan IFRS, data governance, data warehouse dan
internal control process, serta dalam pilar proses bisnis akan dibentuk
unit shared service dan pembentukan fungsi business analyst. “Dengan
adanya soliditas diantara seluruh pegawai dan jajaran direksi, menjadi
modal awal yang kuat bagi Pelindo 1 untuk siap meningkatkan daya saing
dan potensi yang ada,” ujar Bambang.
Sementara
ACS Humas Pelindo I, M. Eriansyah menambahkan bahwa Rapat Dinas ini
berlangsung selama 3 hari, yang diisi dengan focus group discussion,
seminar dan site visit. “Dalam Forum Group Discussion akan dibahas 5
(lima) topik utama yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), proses bisnis,
teknologi informasi, bisnis dan governance. Sementara dalam sesi
seminar, membahas tentang Corporate Branding dan Personal Branding
dengan pembicara Anton DH Nugrahanto dan Zivanna Letisha. Radin 2016 ini
diikuti oleh seluruh General Manager Cabang Pelabuhan yang ada di
lingkungan kerja Pelindo 1, Direktur Anak Perusahaan, Kepala Unit Usaha,
Kepala Rumah Sakit dan para pejabat struktural Pelindo 1 jelas M.
Eriansyah.(Abu)
Posting Komentar
Posting Komentar